Forum Ini Memakai Dofollow Link Yang Bagus Untuk Meningkatkan SERP Website Anda, Namun Tidak Semua Member Diberikan Fasilitas Signature Link Dan Untuk Mehubungi Kami Di Sini. Anda Di WAJIBKAN DONASI kepada ADMIN Untuk Menggunkan Link Signature Dofollow Ini #10Rb Untuk 1 Bulan #100Rb Untuk 1 Tahun #500Rb Untuk Selamanya Tanpa Batas.

  1. This site uses cookies. By continuing to use this site, you are agreeing to our use of cookies. Learn More.

Tempat Penyimpanan ASI Perah Yang Benar

Diskusi Di 'Health & Beauty' Oleh annas, 19/10/16.

Sign Up Now
  1. annas

    annas Member Baru

    Terdapat banyak pilihan tempat untuk menyimpan ASI perah, misalnya botol kaca, botol plastik dengan label bebas bahan berbahaya, ataupun kemasan plastik khusus untuk ASI. Lebih baik hindari menyimpan ASI perah dalam kemasan plastic yang biasa dipakai untuk keperluan umum.

    Penting untuk terlebih dahulu melakukan pembersihan botol ASI perah yang akan dibekukan. Lakukan sterilisasi dengan merebus botol dalam air panas mendidih sekitar 5-10 menit. Selain itu, dapat digunakan alat sterilisasi elektrik. Tapi, cek mengenai ketahanan kemasan pada label. Hati-hati saat melakukan sterilisasi botol yang terbuat dari kaca, karena kemungkinan pecah.

    Yang tak kalah penting untuk menghindari perkembangan bakteri dari ASI perah yaitu menjaga kebersihan tangan saat memerah ASI dalam kemasan. Gunakan sabun saat mencuci tangan sebelum memerah baik menggunakan tangan atau pompa ASI, lalu cuci bersih botol kemasan ASI sebelum dilakukan sterilisasi.

    Untuk ASI perah yang akan dibekukan, lebih baiknya dimasukkan segera ke kulkas. Namun, jangan isi penuh plastic kemasan, ASI perah biasanya akan mengembang dalam kondisi membeku.

    Khusus untuk ibu menyusui kemasan plastik penyimpan ASI perah yang lebih berisiko bocor, sebaiknya tempatkan lagi dalam kontainer kemasan lain sebelum memasukkannya ke dalam lemari pendingin.

    Ingatlah untuk memberikan label berisi tanggal ASI diperah pada plastic kemasan. Dahulukan ASI dalam kemasan yang lebih lawas.

    Waktu Penyimpanan
    Penyimpanan ASI perah sebaiknya disesuaikan dengan penggunaannya. ASI yang akan dipakai beberapa hari kemudian, sebaiknya dimasukkan ke dalam bagian lemari pendingin yang tidak akan membuat beku.

    ASI perah dapat disimpan mulai dari beberapa jam sampai beberapa bulan, tergantung dari suhu penempatannya.

    Tips Mencairkan ASI Perah
    ASI perah beku yang dicairkan mungkin akan mengalami perubahan pada bau, warna, dan konsistensinya dibandingkan ASI segar. Beberapa bayi ada yang menolak ASI perah beku, jika demikian sebaiknya memperpendek masa simpan ASI.

    Untuk mencairkan ASI perah yang beku, dapat memakai penghangat ASI elektrik yang bisa digunakan di rumah atau di mobil. Jika tidak tersedia, maka bunda dapat menempatkan botol penyimpan ASI perah ke dalam mangkuk berisi air hangat. Diamkan beberapa saat. Ingat, jangan meletakan baskom tersebut di atas kompor yang menyala.

    ASI perah yang dibekukan, sebaiknya tidak langsung dikeluarkan dalam suhu ruang. Sebagian riset mengungkap perubahan suhu yang cepat bisa memengaruhi kandungan antibodi yang terdapat dalam ASI yang berkhasiat untuk bayi.

    ASI perah beku dari kulkas dapat diletakkan terlebih dulu di ruang pendingin pada kulkas, kemudian hangatkan sebagaimana cara di atas. Yang juga penting diketahui yaitu jangan membekukan ulang ASI perah yang sudah dicairkan.

    Jika ASI perah dibutuhkan segera, maka Anda bisa meletakannya di bawah air mengalir dengan suhu biasa. Lalu lanjutkan mengairi dengan air hangat. Kalau belum cukup hangat, simpan botol di dalam mangkuk berisi air hangat. Untuk memeriksa apakah suhu ASI sudah cocok untuk bayi, teteskan ke pergelangan tangan. Apabila suhu sudah sesuai, bisa langsung diberikan pada bayi.

    Untuk mengatasi produksi ASI yang sedikit, ibu bisa mencoba menggunakan ASI Booster Tea. Meskipun terlihat mudah, hindari mencairkan ASI perah memakai microwave. Alat ini mungkin bisa menciptakan bintik-bintik pada botol ASI perah yang bisa saja berbahaya bagi bayi. Sekali lagi, perubahan susu yang terlalu cepat pada ASI perah bisa menghilangkan kandungan antibodi yang dibutuhkan oleh bayi Anda.
     

Bantu Share Ya Sobat !

Jual Obat Aborsi Tuntas
Jual Obat Pembesar Penis